News Ticker

Latest Posts

JR Saragih Akui Hampir Semua Jalan di Simalungun Rusak

- Senin, 09 Februari 2015 No Comments
SIMALUNGUN | DNA – Bupati Simalungun, DR.JR Saragih SH.MM mengakui hamper semua infrastruktur di Simalungun mengalami kerusakan. Untuk perbaikannya, tahun 2015 mendatang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun akan mengalokasikan sekitar Rp108 miliar untuk perbaikan jalan, sedangkan yang terbesar adalah untuk Kecamatan Hutabayu Raja mencapai Rp 10,5 miliar.
Hal itu disampaikan Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM di acara Perayaan Natal Bersama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Simalungun yang dipusatkan di halaman gereja HKBP Bahal Batu, Kecamatan Hutabayu, dalam sambutannya menanggapi harapan masyarakat kecamatan itu yang disampaikan tokoh masyarakat H Saragih.
Rencana anggarana infrastruktur itu, imbuh Bupati, sebagai harapan dari masyarakat untuk pembangunan jalan. Janji JR Saragih itu disampaikan di hadapan sekitar 6000 an masyarakat dari 11 kecamatan yang menghadiri perayaan Natal itu.
“Ini hari-hari bersejarah bagi Kebupaten Simalungun karena masyarakat dapat berkumpul di acara perayaan natal di Hubayuraja dengan penuh sukacita,” kata JR Saragih.
Dikatakan JR Saragih, insfrastruktur di Kabupaten Simalungun hampir semua mengalami kerusakan. Oleh karenanya di tahun 2015 Pemkab Simalungun telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan.
Selain di kecamatan Hutabayuraja, Kecamatan Hatonduhan juga mendapat alokasi dana untuk jalan sebesar Rp1,5 miliar, Jawa Maraja Bah Jambi Rp1 miliar, Tanah Jawa Rp3 miliar, Gunung Malela Rp3 miliar, Bandar Huluan Rp 2 miliar, Bandar Masilam Rp1,5 miliar, Bandar Rp4,5 miliar, Ujung Padang Rp1 miliar, Bosar Maligas Rp5 miliar, Pamatang Bandar Rp4,5 miliar.
“Dana yang kita alokasikan ini untuk infrastruktur jalan di kecamatan pada tahun 2015. Oleh karena itu kepada orang-orang tua saya, untuk pembangunan jalan di Kabupaten Simalungun ini mulai jalan desa sampai jalan-jalan protokol termasuk jembatan ada sekitar Rp 108 miliar di tahun 2015,” papar Bupati sembari menambahkan bahwa melalui program Master Plan Percepatan Perluasan Pembanguan Ekonomi Indonesia (MP3EI) nantinya banyak jalan-jalan akan ditangani oleh pemerintah pusat.
Disamping itu, Bupati juga menyampaikan program kerja Pemkab Simalungun yang akan dilaksanakan pada tahun 2015 mendatang, antara lain mengenai peningkatan pendapatan bagi para pangulu dan perangkatnya, meningkatkan gaji tenaga honor termasuk guru-guru honor, kesejahteraan para PNS.
“Guru merupakan garam dan terang bagi anak-anak didiknya. Tanpa guru kita tidak bisa maju. Demikian juga PNS maupun aparatur penyelenggara pemerintahan diharapkan dapat meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pangabdian yang tulus akan membawa berkah bagi keluarga,” ujar Bupati.
Khusus kepada para camat Bupati menyampaikan bahwa, Mendagri telah mengapresiasi pelayanan kantor pemerintahan 24, dengan memberikan anugerah Kepala Daerah Inovatif Tahun 2014 kepada dirinya (Bupati), sehingga penghargaan yang diberikan diharapkan bukan sekedar pajangan namun harus sesuai dengan faktanya.
“Camat yang tidak mampu mengoptimalkan pelayanan pemerintah 24 jam akan saya berikan tindakan tegas. Apa yang saya lakukan semata-mata untuk kepentingan masyarakat, apalagi Menteri Dalam Negeri sudah memberikan penghargaan atas pelayanan pemerintah kepada masyarakat Simalungun,” tandas Bupati.
Sebelumnya, tokoh masyarakat Kecamatan Hutabayu Raja, H Saragih mengapresiasi pelaksanaan Natal yang digagasi Bupati Simalungun bersama masyarakat di kecamatan-kecamatan.
Kepada Bupati Simalungun, Saragih berharap supaya pemerintah daerah memperhatikan kerusakan jalan di wilayah Kecamatan Hutabayu Raya,yang selama ini telah memberikan kontribusi untuk mensukseskan program ketahanan pangan di Simalungun.
“Kami masyarakat Kecamatan Hutabayu Raja,sangat mengharapkan perhatian Bupati Simalungun untuk perbaikan jalan terutama di sentra-sentra produksi pertanian,” tandas Saragih.
Perayaan natal bersama tersebut diawali dengan pelaksanaan ibadah natal yann ditandai dengan penyalahan lilin natal oleh Bupati, Ketua DPRD Drs Johalim Purba, Pendeta pengkhotbah Pdt Langsung Sitorus MTh (Ephorus HKI), tokoh masyarakat yang disaksikan oleh Ketua Panitia Drs Marolop Silalahi Msi.
Sebagai mana perayaan natal bersama sebelumnya, seperti di Kecamatan Tiga Runggu dan Tiga Dolok, pada perayaan natal di Bahal Batu ini Bupati juga memberikan bingkisan kepada setiap yang hadir, serta memberikan bantuan kepada peyandang cacat fisik berupa kursi roda, pemberian kunci rumah kepada masyarakat dari hasil program bedah rumah, pemberian akte lahir, akte kawin, BSM dan pemberian penghasilan tambahan bagi guru PAUD berprestasi.
Dalam khotbahnya, Pdt Langsung Sitorus MTh antara lain mengajak jemaat kristiani untuk merayakan natal ini dengan penuh suka cita dan meningkatkan kesabaran. Karena orang yang sabar akan mampu memperbaiki dirinya.
Di kesempatan itu, Ketua DPRD Simalungun, Drs Johalim Purba dalam sambutannya antara lain mengatakan, melalui perayaan natal, masyarakat diharapkan menerima santapan rohani guna memperbaiki sendi-sendi kehidupan sehingga mendapatkan kasih dalam mengarungi kehidupan dimasa yang akan datang serta dapat meningkatkan rasa syukur kita kepada Tuhan atas kerunia yang telah diberikan kepada kita.
Perayaan natal bersama itu sendiri mengangkat tema yang diambil dari kitab Roma 12:12 yakni ”Bersukacitalah dalam pengharapan, sabar dalam kesesakan dan bertekunlah dalam doa”. Sedangankan sub tema adalah “Dengan perayaan Natal ini diharapkan supaya kita tetap bersabar dan bersama-sama dalam melanjutkan pembangunan Kabupaten Simalungun yang Makmur perekonomian, Adil, Nyaman, Taqwa, Aman dan Berbudaya (Mantab)”.
Turut memberikan kata sambutan dalam perayaan natal tersebut, Ketua BKAG Pdt Mangantar Tambutan STh. Tampak hadir dalam kesempatan itu, Ketua PN Simalungun, Dandim 0207 Simalungun, mewakili Kapolres, para wakil dan anggota DPRD Simalungun, para pimpinan SKPD dijajaran Pemkab Simalungun, tokoh masyarakat, tokoh agama dan para camat serta pangulu.(ril/herman maris)

Bupati Bersama FKPD Tinjau Korban Banjir Di Serbelawan Kecamatan Dolok Batu Nanggar

- No Comments
Hujan yang terjadi beberapa hari ini mengakibatkan meluapnya sungai yang melintasi kota Sebelawan Kecamatan Dolok Batu Nanggar hingga mencapai sekitar 5 meter. Akibat meluapnya sungai tersebut sebanyak 20 unit rumah penduduk terendam banjir yang dihuni oleh 153 Kepala Keluarga (KK). Bahkan akibat meluapnya suangai tersebut 3 warga meninggal dunia akibat terseret arus.

Bencana banjir yang menimpa ratusan rumah penduduk dan menelan korban jiwa tersebut, Jum̢۪at 09/01/2015, ditinjau oleh Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM bersama Dandim 0207 Simalungun Lekol Inf Parluhutan Marpaung, Kapolres AKBP Hari Sulesmono, Sekda Drs Gidion Purba serta para pimpinan SKPD dijajaran Pemkab Simalungun.

Di Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Bupati bersama rombongan langsung menuju rumah Haidir warga masyarakat Nagori Dolok Merangir 1 yang keluarganya meninggal akibat bencana tersebut yakni Sri Haryani (34 tahun) Jihana Nafisar (5 tahun) dan M Ikhsan Hanafi (9 tahun) meninggal dunia akibat terbawa arus sungai untuk melayat.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya para korban akibat terserat aru sungai. Bupati berharap para keluarga yang di tinggalkan tabah dalam menghadapi cobaan ini. Dikesempatan ini Bupati memberikan bantuan kepada keluarga korban.

Menurut keterangan beberapa warga yang berada di rumah duka menyampaikan bahwa ketiga korban meninggal akibat terseret arus sungai dan merupakan warga pasar 1 Nagori Dolok Marangir 1 yang hendak pulang kerumahnya dari rumah saudaranya di Serbelawan dengan menggunkan sepeda motor. "Namun saat melintas di sebuah titi pasar satu, tiba-tiba sepeda motor yang dikendarainya terhantam air sungai sehingga tergelincir dan jatuh, lalu mereka terbawa arus sungai bersama sepeda motor miliknya dan akhirnya ditemukan telah meninggal,"tutur warga tersebut.

Masih keterangan wagra tersebut, mendengar adanya warga yang hanyut terbawa arus sungai, spontanitas warga masyarakat langsung menyelusuri bantaran sungai untuk mencari korban. Dengan kesabaran dan cara bergotong royong ketiga korban akhirnya dapat ditemukan bersama sepeda kotor milik korban.

Usai dari rumah duka, Bupati Simalungun dan rombongan selanjutnya menuju perumahan warga yang terkena banjir di Kota Serbelawan. Setibanya di lokasi perumahan warga, yang saat itu sedang melakukan pembersihan rumahnya masing-masing pasca banjir, dibantu personil dari TNI, Polri, PNS dan para pelajar, Bupati menyapa setiap warga semberi menyampaikan untuk tetap bersabar dalam menghadapi musibah ini.

Camat Dolok Batu Nanggar Zaenah Sembiring SPd yang turut mendampingi Bupati bersama rombongan menjelaskan bahwa meluapnya sungai yang berada di wilayah Pasar Bawah Kota Sebelawan terjadi sekitar puluk 09:00 Wib hingga pukul 05:00 Wib.

Dikatakan, sejak terjadi bajir tersebut pihak kecamatan bersama warga masyarakat saling membantu satu denngan yang lainnya untuk mengungsi ke daerah yang tidak terkena banjir, karena ketinggian air mencapai sekitar 5 meter. "Bahkan beberapa fasilitas umum seperti sekolah, rumah ibadah terendam air serta jembatan rusak karena banjir,"jelas Zaenah.

Sementara itu, melihat kondisi rumah warga terkena banjir, Bupati memerintah instansi terkait agar segera melakukan tindakan untuk memecah arus sungai di hulu saat itu juga, sehingga diharapkan nantinya air tidak langsung ke sungai.

"Pemkab Simalungun akan berusaha agar bencana banjir ini tidak terjadi lagi. Kita akan pecah air yang mengalir di sungai ini di hulu dengan mengalihkan air di beberapa titik sehingga saat hujan deras tidak terjadi seperti ini,"kata Bupati kepada wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik.

Menyinggung tentang upaya yang telah dilakukan Pemkab Simalungun dalam memberikan bantuan kepada masyarakat, Bupati menyampaikan bahwa telah menurunkan tenaga bantuan yang terdiri dari TNI, Polri, PNS, Medis, pelajar dan termasuk bantuan tenda, Posko Kesehatan untuk warga yang terkena banjir serta membuka dapur umum sampai masyarakat yang rumahnya terkena banjir benar-benar dapat menempati rumahnya masing-masing.

Selain itu, Bupati juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi di aliran sungai. "Masyarakat jangan panic, kami bersama Forum Kominukasi Pimpinan Daerah akan memberikan bantuan untuk keperluan masyarakat, untuk itu saya himbau kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan jangan membuang sampah sembarangan, apalagi di aliran sungai,"ungkapnya.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, tokoh masyarakat, Camat Tapian Dolok, Camat Bandar Huluan, Lurah Serbelawan, Lurah Aman Sari, Kepala Puskesmas

Bupati Simalungun melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Bandar

- No Comments
Bupati Simalungun DR JR  Saragih SH MM mengharapkan petugas medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kota Perdagangan untuk bersinergi dan mempunyai komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Bupati dalam arahannya dihadapan para petugas medis RSUD Perdagangan saat berkunjung di rumah sakit tersebut, Selasa 20/01/2015. Dalam melakukan kunjungan di RSUD Perdagangan Bupati didampingi beberapa pimpinan SKPD diantaranya Kepala Bappeda, Kadis Tarukim, Kadis Tamben, Kadis Kominfo, Kadis Perhubungan, Kadis Kesehatan, Kepala RSUD Perdagangan dan Camat Bandar, Kabag Humas serta Kabag Umum dan beberapa staf.

Menurut Bupati, RSUD Perdagangan akan dijadikan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk tindaklanjut pelayanan kesehatan kepada masyarakat baik dari Kabupaten Simalungun maupun dari luar daerah ini. Oleh karena itu struktur rumah sakit ini harus dibenahi.

"Kita akan benahi rumah sakit ini termasuk struktur organisasinya, melengkapi peralatan medis, menambah dokter spesialis dan petugas medis seperti perawat, radiologi, analis, farmasi serta kita lengkapi dengan mess perawat dan rumah dokter. Ini tentu membutuhkan sinergitas dan komitmen serta dukungan kita semua sehingga rumah sakit ini bisa dinikmati masyarakat yang  membutuhkan pertolongan,"kata Bupati.

Disamping itu, Bupati juga mengharapkan kepada seluruh petugas medis di RSUD Perdagangan untuk meningkatkan disiplin dalam melaksanakan tugas, karena nantinya rumah sakit ini akan melayani rujukan dari Puskesmas seperti Puskesmas Ujung Padang, Bosar Maligas, Bandar Masilam, Bandar Huluan, Perdagangan, Pematang Bandar, Simpang Bah Jambi, Serbelawan, dan Hutabayuraja.

"Kita berharap dari daerah lain juga akan datang ke rumah sakit ini untuk mendapatkan layanan kesehatan, tentu dengan meningkatnya jumlah pasien yang berobat di rumah sakit ini dakan berdapak pada peningkatakan kesejahteraan petugas medis di rumah sakit ini,"tambah Bupati.

Saat berada di RSUD Perdagangan, Bupati bersama rombongan meninjau ruangan-ruangan yang ada di rumah sakit tersebut, sembari memerintahkan instansi terkait untuk melakukan penataan terhadap ruangan-ruangan yang ada di rumah sakit itu.

Selanjutnya, usai melakukan peninjauan di RSUD Perdagangan, selanjutnya Bupati bersama rombongan meninjau pasar modern Perdagangan. Di Pasar modern ini Bupati disambut oleh para pedagang yang ada di pusat perbelanjaan tersebut dan menerima berbagai keluhan pedagang.

Seperti yang diungkapkan Sanggam Pakpahan salah seorang pedagang di pasar modern, bahwa banyak kios dipasar modern tersebut yang kosong ditinggalkan pemiliknya karena sepi pembeli, banyaknya sampah yang bertumpuk sehingga menimbulkan aroma yang tidak sedap dan menghidupkan terminal perdagangan serta penertibkan pedagang yang masih ada di pasar lama (eks terminal Perdagangan) agar sama-sama berdagang di pasar modern.

Menanggapi keluhan pedagang tersebut, Bupati memerintahkan Kadis Perhubungan untuk segera mengarahkan angkutan umum untuk menghidupkan terminal dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan untuk segera membersihkan sampah yang ada di sekitar pasar. Kepada Kasatpol PP Bupati juga memerintah untuk menertibkan pedagang yang ada di pasar lama serta kepada camat dan lurah untuk mendata kembali pedagang yang ada dipasar modern Perdagangan.

Presiden RI Joko Widodo Berkunjung di KEK Sei Mangke Kabupaten Simalungun

- No Comments
Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo didampingi Ibu Hj Iriana Joko Widodo bersama beberapa menteri kabinetnya didampingi Gubernur Sumatera Utara (Sumut) H Gatot Pujonugroho ST bersama Istri, melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke Kabupaten Simalungun, Selasa 27/01/2015.

Kehadiran Presiden RI bersama rombongan di KEK Sei Mangkei disambut oleh Bupati Simalungun DR Saragih SH MM dengan menyematan ulos pamotting kepada Presiden RI, disaksikan Farum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Ketua dan Anggota DPRD, Sekda bersama para pejabat dijajaran Pemkab Simalungun, serta pihak megement PT Unilever Oleocemichal Indonesia (UOI) berasama jajarannya, direksi PTPN III bersama jajarannya. Sebelumnya Presiden RI juga meresmikan sejumlah proyek beberapa proyek di Sumut antara lain pembangunan Jalan Tol Medan-Binjai dan Proyek Diversikasi Alumunium PT Inalum.

Di KEK Sei Mangke, Presiden RI dan Ibu didampingi Gubsu bersama rombongan meninjau areal pembangunan PT UOI di lahan sekitar 18 hektar areal perkebunan PTPN III Kebun Sei Mangke. Dalam meninjau lokasi PT UOI Presiden dan robongan menggunakan 3 unit bus. Selama mengitasi lokasi PT UOI rombongan disambut antusian oleh karyawan PT UOI.

Usai meninjau pembangunan PT UOI, Presiden RI Joko Widodo dihadapan wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik antara lain menyampaikan apresiasi terhadap PT UOI. Presiden  memastikan pemerintah pusat siap mendukung KEK Sei Mangkei untuk menjadi kawasan investasi yang menarik bagi investor lokal dan asing di kawasan Indonesia bagian barat.  "Ini bagus, KEK Sei Mangkei merupakan kawasan khusus yang sangat strategis, dan kita harapkan berdampak untuk memajukan daerah-daerah di sekitarnya," kata Presiden.

Presiden juga meminta pemerintah provinsi dan kabupaten maupun kota di sekitar KEK Sei Mangke membangun infrastruktur yang dibutuhkan menjadi kawasan tersebut sebagai kawasan tujuan investasi.

Sementara itu, Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun berharap, keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei di daerah ini mampu menyerap tenaga kerja untuk mengurangi angka pengangguran. "Kita berharap dengan adanya kawasan ekonomi khusus ini, dapat menyerap tenaga kerja dari Simalungun minimal 70 persen," sebut Bupati Simalungun.

Perekrutan tenaga kerja daerah ini, Bupati berharap mampu memberikan dampak pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Simalungun. Selain itu untuk percepatan pengembangan kawasan industri ini, Bupati berharap pemerintah pusat dapat mendukung pembangunan infrastruktur jalan khusunya menuju KEK Sei Mangkei. "Tadi saya sudah bicara dengan meteri dan pada prinsipnya mereka mendukung. Itulah yang kita harapkan dengan hadirnya Presiden ke daerah ini," ungkap Bupati.

Masyarakat Simalungun Antusias Sambut Presiden

Puluhan ribu warga Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, menyambut antusias kedatangan Presiden Djoko Widodo ke KEK Sei Mangkei. Terlihat masyarakat dari sejumlah desa (nagori) berkumpul di jalan lintas seputaran lapangan sepakbola Nagori Sei Mangkei, dan sepanjang jalan ke kawasan industri tersebut sejak pukul 11.00 WIB sampai kehadiran Presiden dan rimbongan di kawasan iitu.

Selain itu, juga tampak terlihat ribuan pelajar sekolah dasar melambaikan bendera merah putih ukuran kecil saat rombongan Presiden melintas, yang dibalas dengan lambaian tangan Presiden. "Biarpun sebentar, dan hanya melihat sekilas wajah, kami puas dan bangga desa kami dikunjungi Pak Djokowi (Presiden)," kata Purwanto diamini sejumlah warga Nagori Sei Mangkei lainnya.

Mereka berharap kedatangan Presiden dan meresmikan pabrik di KEK Sei Mangkei bisa secepatnya memberikan dampak positif terhadap perekonomian. "Kalau semua sudah beroperasi, kan putra-putri kami bisa diterima kerja. Peluang untuk berjualan atau berusaha juga semakin terbuka," kata Mbak Ningsih.

Dalam kesempatan itu, Presiden RI Joko Widodo, saat hendak meninggalkan KRK Sei Mangke, melihat masyarakat di sepanjang jalan, menyempatkan diri menghentikan kenderaannya untuk menyapa warga sembari membagi buku tulias kepada masyarakat.

Secara spontan dan tanpa komando, masyarakat langsung menghampiri Presiden untuk menerima buka yang diberikan dan bersalaman dengannya. "Kami sangat gembira bisa melihat langsung bapak Jokowi dan bersalam dengan beliau,"ujar beberapa warga.

Bupati Mengajak Keluarga Besar Parna Bersama Pemerintah Membangun Kabupaten Simalungun

- No Comments
Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM mengajak keluarga besar parna untuk bersama-sama dengan pemerintah membangun Kabupaten Simalungun kedepan agar lebih maju, makmur, sejahtera dan bermartabat.

"Ini merupakan sejarah bagi Kabupaten Simalungun, dimana perngurus parna telah terbentuk dan telah dilantik mulai dari kabupaten sampai ke nagori (desa). Oleh karena itu, mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Simalungun agar lebih maju, makmur, sejahtera dan bermartabat," ajak Bupati.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Simalungun dihadapan puluhan ribu keluarga besar Parna Kabupaten Simalungun dan Kota Siantar, dalam sambutannya pada acara syukuran awal tahun Parna dan pelantikan pengurus Parna Kabupaten Simalungun periode 2015 - 2018, bertempat di Stadion Mini Radjamin Purba, Kecamatan Siantar, Sabtu 31/01/2015.

Dalam sambutan itu, Bupati juga menyampaikan berbagai program pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemkab bersama DPRD Simalungun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, diantaranya bidang kesehatan, peningkatakan kesejahteraan aparatur penyelenggara pemerintah mulai dari tingkat Kabupaten sampai tingkat nagori, perbaikan sarana pendidikan dan infrastruktur jalan. Hal tersebut dapat dilakukan atas dukungan do̢۪a dari masyarakat, melalui anggaran APBD Kabupaten Simalungun yang setiap tahun meningkat dan di tahun 2015 mencapai hampir Rp. 2 trilyun.

"Pemkab Simalungun akan terus berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat, melalui anggaran yang ada Pemkab bersama DPRD Simalungun telah melaksanakan program-program pembangunan di daerah ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seperti anggaran insfrastruktur jalan kita terus berupaya meningkatkannya, sehingga jalan-jalan baik di nagori-nagori dapat dilalui,"tutur Bupati.

Di kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa Ibukota Kabupaten Simalungun yakni kota Pamatang Raya telah terbentuk dan sudah dikenal oleh masyarakat baik di daerah ini maupun di luar Kabupaten Simalungun. "Kita harus bangga, karena Parna telah mengambil bagian membangun Kabupaten Simalungun dalam memberikan palayanan kepada masyarakat. Sekarang Simalungun telah dikenal banyak orang,"kata Bupati.

Diakhir sambutannya itu, Bupati mengatakan bahwa acara yang dilaksanakan oleh keluarga besar Parna agar dijadikan sarana silahturrahmi untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam membangun Kabupaten Simalungun kedepan menjadi lebih baik.

Sebelumnya, kedatangan Bupati Simalungun yang didampingi oleh Ny Erunita JR Saragih dan putrinya diacara syukuran tersebut didambut dengan tari pedang/tor-tor Manatas Nambur yang dilanjutkan dengan tor-tor sombah. Acara tersebut juga diawali dengan upacara nasional yang ditandai dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan dilanjutkan dengan hening cipta yang dipimpin oleh Bupati Simalungun, kemudian menynyikan mars Parna.

Sementara itu pelantikan pengurus Parna Kabupaten Simalungun, Kecamatan dan Nagori serta Gerakan Muda Parna (Gempar) dipandu oleh utusan lima Puak yakni Simalungun, Toba, Mandailing, Pak-pak dan Karo. Dewan pengurus Parsadaan Pinoppar ni Raja Naiambaton Anak, Boru, Bere dan Ibebere Kabupaten Simalungun periode 2015 – 2018 terdiri dewan penaset: Ketua DR JR Saragih SH MM, Anggota terdiri dari Karense Simbolon (mewakili Puak Toba), Jawarmen Saragih (mewakili Puak Simalungun), Pisman Tumanggor SPd (mewakili Puak Pak-pak), Pahrudin Dalimunte (mewakili Puak Mandailing) dan N Yos Barus (mewakili Puak Karo). Dewan pengurus kolektif terdiri dari Ketua Drs Garinsen Saragih, Ketua Pelaksana Harian Oktavianus Rumahorbo, Sekretaris Timbul Siallagan SH dan Lindung Samosir, Bendahara Darwan Saragih dan Piliaman Simarmata serta dilengkapi dengan seksi-seksi.

Pelantikan pengurus Parna tersebut ditandai dengan penyerahan Patakan Raja Naiambaton kepada Ketua Dewan Pengurus Kolaktif Drs Garinsen Saragih, selanjutnya pataka tersebut di kelilingkan untuk dipengang oleg pengurus Parna Kecamatan, Nagori dan Gempar.

Ketua Panitia Oktavianus Rumahorbo dalam laporannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran keluarga besar Raja Naiambaton yang berasal dari kecamatan dan pelosok nagori serta dari Kota Pematangsiantar. "Ini membuktikan adanya mengalir darah yang sama ditubuh kita masing-masing yaitu darah Raja Naiambaton,"ujarnya.

Diselah-sela itu acara tersebut, tokoh ada bersama tokoh masyarakat kota Parapat menyematkan pakaian adat toba dan Tukkot Tunggal Panaluan kepada Bupati Simalungun dan Istri. Dikesempatan ini bere dari parna menyampaikan bahwa mereka siap untuk mendukung program-program pembangunan yang di laksanakan Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM.

Acara tersebut juga di hibur oleh artis-artis ibu kota seperti Judika Sihotang, Rani Simbolon, Dorman Manik, Marsada Band, Trio Axidos dan artis pendukung lainnya serta pencabutan undian lucky drow yang berhadiah diantaranya speda motor, TV, dispenser dan banyak hadiah menarik lainnya. Tampak hadir dikesempatan itu antara lain, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Anggota DPRD, Sekda, Staf Ahli Bupati, Para pimpinan SKPD, Camat dan Para Pangulu, Tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan puluhan ribu masyarakat dari kecamatan se-Kabupaten Simalungun.

Dua Tokoh Nasional Apresiasi Kinerja Bupati DR JR Saragih SH MM

- Jumat, 06 Februari 2015 No Comments

Perayaan Hari Jadi Kabupaten Simalungun Ke-181 Meriah

Dua Tokoh Nasional Apresiasi Kinerja Bupati DR JR Saragih SH MM


Simalungun (SIB) - Tokoh Nasional Letjend TNI Purn TB Silalahi mengapresiasi kemajuan Kabupaten Simalungun dan mengaku bangga terhadap Bupati DR JR Saragih yang dinilai berhasil melakukan pembangunan. Dinilai pula bahwa Kabupaten Simalungun merupakan salah satu kabupaten tertua di Indonesia yang telah banyak melahirkan putra-putri terbaik.

“Dia (JR) ini adik saya. Dulu waktu saya menteri, dia masih pangkat mayor. Dia potensial menjadi jenderal tetapi lebih memilih untuk mengabdi kepada rakyat dan rela kembali ke kampung halaman untuk memajukan daerahnya. Saya bangga kepada adik saya ini,” kata TB Silalahi yang juga utusan khusus Presiden RI saat perayaan Hari Jadi Kabupaten Simalungun ke-181 di Pamatangraya, Senin (24/3/2014).

Hadir mengikuti acara di antaranya, Mantan Menteri Pertanian RI Prof DR Ir Bungaran Saragih MSc, Wagubsu Tengku Erry Nuradi mewakili Gubernur Sumatera Utara, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Istu Hari S SE MM, Forum Komunikasi Daerah Simalungun, Dirut PTPN IV Erwin Nasution, dan Komisaris PTPN IV Anton Saragih.    

Mantan Menteri Bungaran Saragih yang juga tokoh nasional kemudian memberikan penjelasan soal perkembangan pembangunan Kabupaten Simalungun lewat refleksi sejarah masa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang. Dahulu, Kabupaten Simalungun dianggap jauh terbelakang dan sekarang sudah semakin maju. Namun dinilai masih perlu peningkatan pembangunan melalui kerjasama antara masyarakat dan pemerintah.

Menurut observasinya, selama ini, pembangunan di Kabupaten Simalungun lebih banyak hasil inisiatif pemerintah baik Pemkab Simalungun, Pemprovsu maupun pusat. Untuk itu diperlukan inisiatif masyarakat yang bekerjasama dengan pemerintah guna mematangkan pembangunan.

Kemudian, Kabupaten Simalungun yang dihuni beragam suku dan agama mencerminkan kebersamaan. Bungaran mengatakan Kabupaten Simalungun adalah Indonesia kecil, semua etnis ada namun tidak pernah terjadi konflik. Kebersamaan diminta supaya dipelihara.

Sementara itu Tengku Erry Nuradi memaparkan 3 isu dunia yang berkembang sekarang ini yaitu isu pangan, energi dan lingkungan hidup. Ketiga isu ini ada di Kabupaten Simalungun.

“Bumi Habonaron do Bona” sebagai penyumbang atau surplus beras dianggap pendukung ketersediaan pangan khususnya di Sumatera Utara. Kemudian banyak potensi alam di Simalungun yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi seperti air terjun dan sungai. Jika potensi alam itu dikembangkan semisal untuk energi listrik diyakini akan  membantu kebutuhan energi di Sumut.

Wagubsu juga mengajak seluruh elemen agar menjaga kelestarian lingkungan hidup. Banyak objek wisata di Simalungun yang perlu dijaga lingkungan hidupnya seperti Parapat di pinggiran Danau Toba.

Bupati JR Saragih mengharapkan dukungan semua elemen masyarakat untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Simalungun. Kedatangannya ke Simalungun untuk memberikan pelayanan tanpa membedakan suku maupun agama.

JR komit memperjuangkan pemekaran Kabupaten Simalungun menjadi 2. Ia menjelaskan, proses pemekaran tinggal menunggu putusan DPR RI dan surat dari presiden telah dikirim ke DPR RI.


SUMBER : http://hariansib.co/

Bupati Simalungun di PENSI GKPS Denpasar 2011

- No Comments

BUPATI SIMALUNGUN DR.JR.SARAGIH.SH.MM

- No Comments